Tips Menulis Cerita dari Shafia

by - August 19, 2017

source : Klejonka.info
Hasil gambar untuk greeting image assalamualaikum png

Malam ini Shafia merasa punya tugas (lain selain peer, oke?). Tadi sore Nashita minta tolong aku untuk ngasih tips menulis cerita yang bagus. Yaa Shafia akan kasih tipsnya sebisa Shafia, soalnya... otoke ya... #O.o Shafia sendiri baru banyak belajar sih untuk jadi penulis #amiiin. Yuk, keep reading
1. Dapat ide dari mana?
dapatkan ide dari apa saja. Misalnya, kamu lagi dengerin lagu (contohnya lagi If I've Got Magic- Barbie) terus kamu berpikir untuk bikin cerita tentang seorang anak perempuan yang berangan memiliki kekuatan magis dan akhirnya mendapatkannya... atau kamu pernah punya pengalaman memalukan pas lagi ikut sesi lomba atau apa, terus kamu menceritakannya lewat tulisan... nah, itu kan ide dari mana saja. Apa saja yang kamu alami, atau kamu sukai, kamu bisa tulis sesuka hatimu

Ada lagi yang dapat ide dari cerita hasil karya orang lain.
Tapi Shafia gak bermaksud ngajarin plagiat ya; maksudnya itu, misalnya kamu baca buku KKPK The Special Twins - Bila Si Kembar Berbeda, terus kamu suka ceritanya dan kamu pengin punya hasil karya yang sehebat itu. Kamu gak perlu plagiat (gak boleh!!!!) Kamu tinggal salin aja tulisan cerita tersebut, lalu setiap penggalan ceritanya kamu ubah. Misalnya :
a. KKPK The Special Twins : tokohnya anak kembar perempuan, bernama Chelsea dan Laudya yang menyukai hal yang berbeda dan menimbulkan permasalahan karena itu
kamu bisa ubah total, tanpa plagiat dengan cara mengubahnya menjadi seperti ini :
b. Hasil kamu : tokohnya masih anak kembar, tapi satu laki-laki, satu lagi perempuan, namanya Abel dan Amel, dua-duanya suka hal yang sama yaitu Upin-Ipin #hehe, tapi justru karena suka hal yang sama, mereka berdua sering berantem (berikan alasan kenapa) tapi masalahnya gak boleh sama seperti yang ada di KKPK The Special Twins itu...
Boleh lah seperti itu, itu namanya mencuri ide cerita, bukan mencuri cerita. Ngerti kan? Ngerti ya? Kalau belum mengerti juga, boleh tanya sama Shafia, atau kalau enggak, dipraktekkannya kapan-kapan aja deh 😳😵


2. Apa yang bikin suatu cerita jadi menarik?
apa ya yang bikin cerita jadi menarik? jawabannya, yaitu satu : punya konflik. Konflik itu apa? Konflik itu permasalahan.
Contoh :
Abel dan Amel akrab sedari kecil, tapi waktu mereka mulai remaja, mereka jadi sering berantem dan gak akrab lagi.
Nah, itu suatu permasalahan kan? Nanti di akhir cerita, ditulis sama kamu, bagaimana permasalahannya selesai, gimana ceritanya Abel dan Amel jadi akrab lagi.
Dua : setiap perkara punya alasan. Maksudnya, setiap ada suatu kejadian sesimpel apapun harus ada alasannya, bukan cuma kebetulan. Contoh :
Abel dan Amel sama-sama suka Upin-Ipin. Itu bukan suatu kebetulan. Mereka punya alasan kenapa mereka suka Upin-Ipin. Abel suka Upin-Ipin karena film animasinya bagus, lucu, dan dia merasa jadi si Upin dalam cerita tersebut. Sementara Amel suka karena dia blablabla sama Upin-Ipin... Atau, biar lebih tragis : Abel dan Amel suka Upin-Ipin karena mereka punya kesamaan dengan Upin-Ipin; yaitu yatim piatu. #nangisdulu

Hal ketiga yang bikin cerita jadi menarik adalah : happy ending. yaitu akhiran cerita yang bahagia.
Misalnya, sejak awal Abel dan Amel berantem terus dan di tengah-tengah cerita mereka menyakiti satu sama lain, dan di akhir cerita mereka baikan lagi lewat cara yang mengesankan seperti : Amel diculik, terus Abel nolongin saudara kembarnya itu, terus baikan...
UDAH, ITU AJA. #galakgalaunyashafia. Untuk menuliskan cerita yang bagus, menurut shafia itu aja dulu yang penting. Tapi masih ada lagi, yang gak terlalu penting...


3. Apa yang dilakukan ketika kita mendapat ide?
Langsung catat saja. Hal ini berguna banget lho. Misalnya, kamu dapat ide mau nulis cerita tentang kisah cinta antara Roy dan Sasha *contohinimah*, kamu catat dulu meskipun kamu belum kepikiran jalan cerita dan akhir ceritanya. Terus, tiba-tiba kamu dapet ide mau nulis cerita tentang sekolah para peri, kamu catat lagi. Terus, kamu juga dapat ide mau nulis cerita tentang novel musikal (yang cerita tentang band, penyanyi, sekolah musik, gitu-gitu), lalu kamu catat. Nah, setelah dapat ide sebanyak itu, suatu hari nanti kamu bisa kumpulkan semuanya dan dijadikan satu cerita. Contoh :
Kisah cinta antara Roy dan Sasha yang keduanya belajar musik di sekolah para peri.


BERSAMBUNG, Insya Allah...
Nah, gimana, shafires? Cukup memuaskan kah? Kalau belum, tolong berikan kritik dan sarannya di komentar ya, nanti shafia notice dan konfirm kok. Wassalam.

You May Also Like

2 komentar